INDONESIA
MICROFINANCE
EXPERT ASSOCIATION
Selamat Datang di Situs Resmi IMFEA

PROGRAM PENGEMBANGAN UMKM MELALUI AKSES KEUANGAN

Nama Program

Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Institusi Penanggung Jawab

Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia

Institusi Pelaksana

Ada 9 (sembilan) Bank Pelaksana:

Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Bank BRI, Bank Bukopin, Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Jabar Banten, Bank Papua, Bank Jateng

Tujuan Program

Tujuan diluncurkan Program KUR adalah peningkatan perekonomian, pengentasan kemiskinan dan penyerapan tenaga kerja.

Periode Program

Perguliran KUR dimulai dengan adanya keputusan Sidang kabinet Terbatas yang diselenggarakan pada tanggal 9 Maret 2007.

KUR menjadi program kabinet Bersatu di bawah pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudoyoni (SBY) yang akan berakhir pada tahun 2014.

Isi Program

KUR MIKRO

Adalah kredit/ pembiayaan dengan skema KUR dengan plafond sampai dengan Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) dengan suku bunga kredit/ margin pembiayaan maksimal sebesar/ setara 24% efektif per tahun atau 1.125% flat rate perbulan.

KUR ritel

Adalah kredit/pem biayaan dengan skema KUR dengan plafond di atas Rp 5.000.000,- s/d Rp 500.000.000,- dengan suku bunga kredit/ margin pembiayaan maksimal sebesar/ setara 16% per tahun

KUR Linkage

Penyaluran KUR dengan jumlah kredit/ pembiayaan maksimum Rp 5 juta (mikro) atau KUR dengan jumlah kredit/ pembiyaan  Rp 5 juta sampai dengan maksimum Rp 500 juta (ritel) yang dapat dilakukan oleh Bank Pemberi Kredit untuk diberikan kepada UMKM melalui Lembaga Linkage, yaitu:

a.     Koperasi, antara lain: Koperasi sekunder, Koperasi Primer (Koperasi Simpan Pinjam, Unit Simpan Pinjam Koperasi), Baitul Mal Wa tanwil

b.     Kelompok Usaha (seperti : kelompok tani/ ternak/ tambak, gabungan kelompok tani, Asosiasi petani, dll)

c.     Bank Perkreditan Rakyat/Syariah (BPR/ BPRS)

d.     Lembaga Keuangan Mikro (LKM) antara lain: Badan Kredit Desa (BKD), Lembaga Dana Kredit Pedesaan

Catatan:

-          Penerima kredit/ pembiayaan adalah Lembaga Linkage

-          Maksimum kredit/pembiayaan adalah Rp 500.000.000 per lembaga linkage

-          Yang wajib mengembalikan kredit/pembiayaan adalah Lembaga Linkage

-          Yang mendapat penjaminan adalah Lembaga Linkage.

 

Penyaluran KUR Linkage dapat dilakukan dengan pola Channeling atau Executing

a.     Pola Channeling

Adalah suatu bentuk penyaluran kredit/pembiayaan dengan penerusan kredit/pembiayaan dari bank pemberi kredit kepada UMKMK melalui lembaga lingkage, dimana kewajiban dari pengembalian kredit/pembiayaan tersebut menjadi tanggung jawab UMKMK selaku penerima KUR.

Catatan:

-        Penerima kredit/pembiayaan adalah UMKMK

-        Maksimum kredit/pembiayaan adalah Rp 500.000.000 per UMKMK

-        Yang wajib mengembalikan kredit/pembiayaan adalah UMKMK yang mendapat pinjaman adalah UMKMK

b.     Pola Executing

Adalah suatu bentuk pemberian kredit/pembiayaan dari bank pemberi kredit kepada UMKMK melalui lembaga Lingkage, di mana kewajiban pengembalian kredit/pembiayaan tersebut menjadi tanggung jawab lembaga linkage selaku penerima kredit/pembiayaan.

Target SMEs

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah skema Kredit/ Pembiayaan yang khusus diperuntukan bagi UMKM dan Koperasi yang usahanya layak namun tidak mempunyai agunan yang cukup sesuai persyaratan yang ditetapkan perbankan.

 

Prepared by Ahmad Subagyo

0
0
0
s2sdefault

Hikmah

Silahkan Login

Traffik Pengunjung

Today6
Yesterday68
This week472
This month1499
Total53866

Visitor Info

  • IP: 100.24.122.228
  • Browser: unknown
  • Browser Version: unknown
  • Operating System: unknown

Who Is Online

1
Online

Friday, 18 October 2019 01:24
Indonesian Arabic English German Japanese Russian

Photo Galleries

1 2 3
  • Seminar Nasional dan Halal Bihalal_1
  • Narasumber Kegiatan Seminar IMFEA_2
  • Seminar Nasional Ekonomi Islam_1
  • Narasumber Kegiatan Seminar IMFEA_1

Feature Artikel

Ukuran Tradisi Hidup Sederhana

"Allah SWT. telah mewahyukan kepada Daud a.s. dengan firmanNya: Wahai Daud, perumpamaan...

Baca Selengkapnya..