Spread the love

Modal Minimum LKMS Kasuwari sudah terpenuhi untuk masuk ke skala Kabupaten/Kota

Sebagai bagian dari pilot project IMFEA serta langkah awal kaderisasi kepengurusan dan kenaikan level LKMS Kasuwari dari skala kecamatan menuju skala kabupaten/kota pada tahun 2026, diselenggarakan program capacity building bagi BOD–BOC Team LKMS Kasuwari. Kegiatan ini diharapkan melahirkan calon-calon pemimpin yang siap mengelola ekspansi lembaga secara profesional, kolaboratif, dan berkesinambungan, selaras dengan agenda besar penguatan ekosistem microfinance nasional yang diusung Indonesia Microfinance Expert Association (IMFEA).

Capacity building akan dilaksanakan di Sekretariat ADEKMI, Kahfi Bisnis Center, Unit B7, Jl. Moh. Kahfi 1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Kamis–Jumat, 4–5 Desember 2025, pukul 08.00–17.00 WIB, dengan tema “Strengthening Communication, Coordination, and Cooperative Synergy toward LKMS Kasuwari Sustainability”. Pelatihan dua hari ini akan berfokus pada penguatan komunikasi dan koordinasi Pengawas–Pengurus–Pengelola, penguatan tata kelola, pembangunan budaya sinergi, serta klinik produk dan strategi pemasaran internal untuk Kasbon/Payroll Financing dan Bancassurance (blended microfinance & microinsurance), sehingga LKMS Kasuwari siap mengakselerasi ekspansi dengan standar profesionalisme yang lebih tinggi.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun pola komunikasi yang lebih konstruktif, tersusun action plan sinergi dan promosi produk yang siap mendukung ekspansi wilayah, serta meningkatnya kapasitas representatif dan komunikasi persuasif BOD–BOC. Pelatihan ini menjadi momentum penyamaan visi dan penguatan komitmen bersama agar LKMS Kasuwari semakin kokoh, siap naik kelas ke level kabupaten/kota, adaptif terhadap tantangan digital, dan memberi dampak yang lebih luas bagi anggota dan masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan dan standardisasi kompetensi pengelolaan LKM/LKMS yang tengah dikembangkan di tingkat nasional.

Sebagai informasi tambahan, program ini juga terhubung erat dengan berbagai pilot project IMFEA lain yang saat ini sedang bertumbuh, antara lain LSP Microfinance Indonesia sebagai LSP berlisensi BNSP yang fokus menstandarkan kompetensi SDM lembaga keuangan mikro, pengembangan Imfea Software Solusindo (ISSO) dan sandboxed marketplace closed ecosystem untuk mendukung digitalisasi operasional LKM/LKMS, serta IMFEA Institute yang berperan sebagai pusat pendidikan, pelatihan, dan publikasi keuangan mikro. Selain itu, IMFEA aktif mendorong lahir dan tumbuhnya berbagai forum komunitas seperti ASLINDO sebagai asosiasi LKM/LKMS Indonesia, Forum UMKM, Forum Koperasi, dan Asosiasi Dosen Ekonomi Koperasi dan Microfinance Indonesia (ADEKMI), yang bersama-sama membangun jejaring keilmuan, advokasi, dan business matching bagi LKM/LKMS dan UMKM di seluruh Indonesia.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *