Spread the love

A.Y. Eka Putra Praktisi Ekonomi Global, Perbankan, dan Kebijakan Publik

“Likuiditas bukan sekadar jumlah dana yang tersedia. Likuiditas adalah kemampuan membaca sumber dana, biaya dana, dan momentum penyaluran dana secara tepat.” — A.Y. Eka Putra Pendahuluan.

Struktur dana perbankan selama ini bertumpu pada Dana Pihak Ketiga (DPK), pinjaman antarbank, instrumen pendanaan lainnya, dan modal sendiri. Analisis likuiditas umumnya menggunakan Loan to Deposit Ratio (LDR), namun belum sepenuhnya menggambarkan biaya dana yang sesungguhnya.

Perspektif Dragon Treasury. Tidak seluruh kredit harus diasumsikan berasal dari dana berbunga. Modal disetor, laba ditahan, cadangan, dan laba berjalan merupakan sumber pendanaan internal yang tidak menimbulkan biaya bunga kas sebagaimana deposito atau pinjaman antarbank.

Klasifikasi Sumber Dana. Dana berbunga terdiri dari giro, tabungan, deposito, dan pinjaman antarbank. Dana non-berbunga terdiri dari modal disetor, laba ditahan, laba berjalan, serta cadangan modal yang dalam pendekatan operasional treasury dapat diperlakukan sebagai sumber dana dengan biaya bunga nol persen.

Tantangan Industri. Persaingan bunga yang semakin kompetitif dan melemahnya daya beli masyarakat berdampak pada pertumbuhan likuiditas perbankan. Oleh sebab itu diperlukan pendekatan yang lebih efisien dalam pengelolaan sumber dana dan penyaluran kredit.

Optimalisasi Modal Sendiri. Dragon Treasury Methodology mengusulkan pemetaan sumber dana secara lebih rinci sehingga modal sendiri dapat diperhitungkan sebagai bagian dari struktur pendanaan aset produktif. Pendekatan ini berpotensi menghasilkan blended cost of fund yang lebih rendah dan lebih realistis.

Metodologi Treasury. Implementasi memerlukan fund mapping, fund allocation, dan cost allocation yang akurat. Metode FIFO maupun LIFO dapat digunakan untuk menelusuri asal-usul dana dan menghitung biaya pendanaan secara lebih presisi.

Kesimpulan. Dragon Treasury Methodology menawarkan perspektif baru dalam memahami struktur dana dan cost of fund perbankan. Dengan integrasi dana berbunga dan non-berbunga secara terukur, bank dapat meningkatkan efisiensi pendanaan, memperluas ruang strategi kredit, dan memperkuat daya saing secara berkelanjutan.

Categories: Uncategorized

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *